Rabu, 29 September 2010

Index Sentimen Tankan Jepang Terendah Di Enam Kuartal Terakhir

[Bloomberg 29/9/10] Sentimen diantara manufaktur besar Jepang mengalami penguatan terendahnya sejak enam kuartal terakhir, sebuah tanda bahwa perusahaan mulai mencemaskan terhadap ancaman apresiasi yen dan perlambatan pertumbuhan ekonomi global.

Index sentimen Tankan BOJ naik 7 poin pada periode September ke level 8, dikatakan oleh Bank of Japan di Tokyo pagi ini. Angka yang positif berarti optimisme melampaui pesimisme.

Stagnansi sentimen mungkin akan menambahkan tekanan untuk BOJ dalam mempercepat kebijakan stimulus tambahannya, yang mana PM Naoto Kan mulai merancang stimulus baru guna mengamankan pertumbuhan dari apresiasi yen yang sudah mencapai tingkat 10% tahun ini. Otoritas moneter Jepang melakukan intervensi kedalam pasar uang untuk pertama kali sejak 2004 karena penguatan yen akan mengancam tingkat laba eksportir seperti Nissan dan Canon yang sebagian besar laba usahanya didapat dari penjualan luar negeri.

Kepercayaan diantara manufaktur besar sebelumnya diprediksikan naik ke level 7, menurut estimasi rata-rata dari 19 ekonom yang disurvey oleh Bloomberg News

Harga Minyak Berakhir Bervariasi Karena Kekhawatiran Ekonomi

New York (ANTARA News/AFP 29/9/10) - Harga minyak dunia ditutup bervariasi pada Selasa waktu setempat karena laporan data ekonomi terbaru menghidupkan kembali kekhawatiran tentang pemulihan, meredam "rally" minggu lalu.

Kontrak utama New York, minyak mentah light sweet untuk pengiriman November turun 34 sen menjadi 76,18 dolar per barel.

Tetapi minyak mentah Brent North Sea untuk penyerahan November naik 14 sen menjadi 78,71 dolar pada penutupan perdagangan.

Keyakinan dalam pemulihan ekonomi global dan pasar minyak terguncang setelah dua laporan menunjukkan ekonomi AS sedang kesulitan.

Sebuah laporan kunci oleh The Conference Board, sebuah perusahaan riset bisnis, mengatakan, warga Amerika pesimis tentang pemulihan ekonomi, melihat kondisi bisnis dan pasar kerjam emburuk.

Sebelumnya, indeks S&P/Case-Shiller menunjukkan harga rumah AS turun pada Juli dari bulan sebelumnya.

Analis mengatakan, investor pasar energi menarik napas setelah pekan lalu rally, yang memperlihatkan lonjakan harga minyak hampir tiga dolar.

Pasar "mengambil nafas. Minyak menurut pendapat saya telah overbought (kelebihan beli)," kata Victor Shum, seorang analis konsultan energi Purvin and Gertz.

"Sentimen pasar tampak tak menentu karena data makroekonomi global cukup miskin menyusul indikator ekonomi bervariasi dari Amerika Serikat dan Asia," kata analis Sucden Financial, Myrto Sokou.

"Investor akan tetap berhati-hati di tengah kondisi tidak menentu karena kekhawatiran baru tentang pemulihan ekonomi di zona euro terus mendominasi pasar dan membebani sentimen pasar," tambahnya.

Harga minyak telah ditutup beragam pada Senin di tengah kekhawatiran bagi kesehatan perekonomian dunia.

Phil Flynn, seorang analis minyak di PFG Best Research, mengatakan harga telah naik kuat pekan lalu didukung harga emas yang memecahkan rekor lebih tinggi

Obligasi Irlandia Tekan Bursa Eropa

LONDON LONDON [Bloomberg/Bisnis 28/9/10] : Bursa Eropa tertekan dipicu jatuhnya obligasi Irlandia dan Portugal. Kenyataan ini menimbulkan kekhawatiran bahwa krisis utang akan memburuk.

Penurunan ternyata juga dipengaruhi oleh dirilisnya laporan tingkat kepercayaan konsumen di AS yang jatuh ke level terendah dalam tujuh bulan terakhir.

Saham Michelin & Cie, produsen ban kedua terbesar di dunia, jatuh 10% setelah menyatakan akan meningkatkan nilai penawaran saham mereka sampai 1,2 miliar euro (US$1,6 miliar). Saham Bank of Ireland Plc jatuh 7,4%. Saham Akzo Nobel NV melemah 2,2% setelah dividen mereka tidak sesuai dengan estimasi analis.

Indeks acuan Eropa Stoxx 600 melemah 0,2% menjadi 262,36 pada pukul 16:30 waktu setempat. Namun tetap saja indeks acuan ini telah naik 4,4% bulan ini menyusul spekulasi investor bahwa program stimulus akan memulihkan kondisi ekonomi walaupun negara-negara Eropa memangkas pembelanjaan mereka.

Biaya jaminan gagal bayar atas utang pemerintah Irlandia melambung hari ini menyusul pernyataan Standard & Poorâ??s bahwa harga bail out dari Anglo Irish Bank Corp dapat melebihi US$47 miliar.

Bursa saham bereli hari ini setelah tiga narasumber terpercaya menyatakan bahwa bank sentral Eropa akan memebli surat utang pemerintah Irlandia setelah imbal hasil dari note berjangka dua tahun milik pemerintah Irlandia melambung ke level tertinggi setidaknya sejak 2003. Pembelian akan difokuskan pada surat berharga yang akan jatuh tempo lima tahun.

Penurunan indeks juga dipicu oleh dirilisnya indeks tingkat kepercayaan konsumen oleh Conference Board, lembaga peneliti swasta. Indeks melemah dari 53,2 menjadi 48,5. Estimasi median analis memprediksikan penurunan hanya akan menyentuh level 52,1.

Indeks acuan National pada 12 dari 18 bursa Eropa melemah. Indeks Prancis CAC 40 melemah tipis 0,1% sementara indeks Jerman DAX sedikit berubah. Indeks UK FTSE 100 menanjak 0,1%.

Saham Michelin jatuh 10% menjadi 58,6 euro, penurunan terbesar dalam 12 tahun terakhir. Produsen ban asal Prancis ini akan menawarkan saham mereka pada level 45 euro per saham dan para pemegang saham akan diperbolehkan membeli dua saham baru untuk setiap 11 saham.

Penjualan saham ini akan membantu Michelin membiayai pembelanjaan modal mereka sebesar 1,6 miliar euro pada 2011 dibandingkan dengan angka pembelajaan modal mereka di tahun ini yang hanya mencapai 1 miliar euro.

Saham Bank of Ireland Plc anjlok 7,4% menjadi 53,5 euro sen. Indeks acuan bank melemah 1%, menjadikan sektor perbankan sebagai sektor dengan kinerja kedua terburuk diantara 19 kelompok industri yang menopang indeks Stoxx 600.

Saham UPM-Kymmene Oyj, produsen kertas kedua terbesar di Eropa, bereli 5% menjadi 12,49 euro menyusul pernyataan mereka bahwa mereka sedang bernegosiasi untuk mengakuisisi rival utama mereka, Myllykoski Oyj

Wallstreet Tambah Gain; Terfluktuasi Karena Reli Walgreen Membayangi Penurunan Kepercayaan

Pasar saham AS menguat pada perdagangan selasa, memangkas hampir semua kerugian yang diderita pada awal pekan setelah terdukung oleh saham Walgreen Co. yang memimpin reli pada sektor orientasi konsumen dan sektor kesehatan serta atas spekulasi dari para investor bahwa the Fed akan lakukan pembelian surat hutang pemerintah/obligasi lebih banyak lagi untuk tetap menggairahkan ekonomi.

Walgreen, rantai toko farmasi terbesar di AS, naik setidaknya 11% pasca pendapatannya mengalahkan estimasi. Pfizer dan Johnson & Johnson memimpin pada sektor kesehatan pasca Pengadilan Tinggi menyetujui permohonan dengar pendapat dari perusahaan-perusahaan pharmasi untuk memblokir program diskon obat dari ribuan rumah sakit swasta.

Index Dow Jones berakhir dengan kenaikan sebesar 46.10 poin atau 0.4% ke posisi 10858.14 dan index S&P 500 tambah gain sebesar 0.5% ke posisi 1147.70 pada pukul 4 sore di New York setelah terjatuh sedalamnya 0.9%.

"Investor mulai merasa nyaman untuk mengambil resiko karena tampaknya the Fed bertujuan untuk menambah tingkat inflasi." ungkap Eric Green dari Penn Capital Management. "Bila perekonomian tidak bertambah baik, sebagian mempercayai bahwa Fed akan menambah stimulusnya dengan melakukan pembelian. Bila ini berjalan baik, maka akan baik juga untuk pergerakan saham." tambahnya.

Lebih tingginya penurunan pada tingkat consumer confidence memngakitkan spekulasi terhadap pelonggaran moneter secara kuantitatif. Index consumer confidence turun ke level 48.5, lebih rendah dibandingkan perkiraan sebesar 53.2 di bulan sebelumnya. Sementara estimasi yang di survey oleh Bloomberg News adalah pada penurunan 52.1.

The Fed pada hasil rapat tanggal 21 September lalu mengumumkan untuk lebih siap dalam melakukan stimulus ekonomi dan membangkitkan inflasi yang masih relatif rendah saat ini dengan melakukan pembelian-pembelian surat hutang pemerintah. Hari ini bank sentral melakukan pembelian $550 juta sekuritas proteksi inflasi sebagai bagian dari program tersebut.

Walgreen reli 11% ke $33.81 setelah laporan pendapatan kuartal keempatnya naik 53 sen per saham, tak termasuk biaya terkait akuisisnya untuk Duane Reade, mengalahkan estimas sebesar 44 sen per saham dari Bloomberg. Sementara pesaingnya, CVS Caremark juga menguat 2.7% ke $31.45.